Menjalankan Sunah Nabi…

23 September 2008

Bapak saya mempunyai sorang teman akrab warga negara Australia, bule asli tetapi beragama Islam, beliau menjadi dosen tamu di beberapa universitas di Banda Aceh. Namun sayang beberapa tahun kemudian beliau di personal grata-kan oleh pemerintah, akhirnya beliau menjadi dosen di Malaysia.

Ada kisah yang menarik saat mereka berdua sedang ngopi di Ulee Kareng, si bule tiba-tiba menyatakan hanya ada dua orang Islam di Aceh yang menjalankan sunah nabi (kebiasaan sehari-hari nabi Muhammad) secara konsisten yaitu Tgk. Daud Beureueh dan dirinya.

Tentu saja bapak saya tidak terima karena masih banyak ulama-ulama besar saat itu di Aceh yang menjalankan sunah nabi dengan baik, namun si bule tetap ngotot dan yang menjadi alasan si bule bahwa dia sudah pernah di undang makan oleh ulama-ulama di Aceh dan hanya sebagian kecil yang makan nasi memakai tangan sedangkan sebagian besar sudah memakai sendok dan garpu dan si bule mengatakan hanya pernah melihat Tgk. Daud Beureueh yang memakai siwak untuk membersihkan giginya sedangkan yang lainnya sudah memakai sikat gigi.

Tentu saja bapak saya tidak dapat menerima argumentasi si bule dan sepertinya si bule memang keras kepala dan maunya menang sendiri.

Tak lama kemudian supir kantor datang untuk menjemput mereka, bapak saya dengan cepat menarik tangan supir dan bergegas ke mobil, sedangkan si bule tertinggal di belakang. Kemudian mereka masuk kemobil dan bapak saya perintahkan semua pintu mobil di kunci sehingga si bule tidak bisa masuk. Tentu si bule protes kemudian bapak saya membuka sedikit kaca mobil sambil berlalu dia berteriak'” silakan anda jalankan sunah nabi yang ada di fikiran anda….mudah-mudahan ada unta atau kuda atau keledai yang lewat!!!”,***

Tentu saja menjalankan sunah nabi hal yang sangat baik namun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tempat dan perkembangan zaman….

 

*** Maksudnya nabi Muhammad tidak pernah naik mobil (karena belum ada saat itu) kemana-mana beliau jalan kaki atau mengendarai unta, kuda dan keledai, jadi kalau mengikuti jalan fikiran si bule tentunya naik mobil tidak nyunah….

 

w&

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s