EMERGENCY VS DISASTER

Gampong Keuramat berdiri diata bekas rawa-rawa dan berjarak 1,5 km dari bibir pantai sehingga ada beberapa emergency case yang dapat berubah menjadi disaster apabila tidak ditangani dengan baik oleh pemerintahan gampong dan masyarakat gampong Keuramat, dapat di uraikan sebagai berikut:
1. Banjir
2. DBD
3. Tsunami

1. Banjir
Letak gampong Keuramat yang diatas bekas rawa-rawa menunjukan bahwa daerah tersebut terletak di daerah rendah dan sangat rawan mengalami bajir. Sejak Tsunami 2004 Gampong Keuramat tidak pernah mengalami banjir apalagi sejak pemerintah kota Banda Aceh melakukakn perbaikan dan pendalaman saluran air (selokan) pada tahun 2007, namun setahun terakhir sering terlihat genangan apabila terjadi hujan deras dimana selokan air penuh walaupun segera turun apabila curah hujan menurun.
Pada saat hujan, selokan sangat berbahaya bagi anak-anak balita, karena selokannya yang terbuka dan dalam, kondisi ini telah memakan beberapa orang anak balita baik yang cedera maupun yang meninggal dunia akibat tenggelam di selokan.
Untuk mengatasi kondisi hazard  Emergency agar tidak menjadi Disaster maka perlu dilakukan beberapa langkah baik oleh pemerintah Gampong maupun masyarakat Gampong Keuramat.
a. Melakukan Gotoroyong membersihkan sampah dan semak-semak dari selokan yang dapat menyebabkan penyempitan selokan sehingga apabila hujan lebat dapat menimbulkan Banjir.
b. Memberi Tutup setiap selokan sehingga mengurangi bahaya anak-anak balita terjatuh ke dalam parit dan mudah-mudahn tidak terjadi lagi kasus anak balita tenggelam di selokan.
c. Pendalaman (penggalian) kembali selokan karena setahun terakhir apabila terjadi hujan deras selokan sering penuh dan meluber keluar walaupun segera surut apabila curah hujan menurun.

2. DBD
DBD adalah momok bagi pemukiman yang berdiri diatas rawa-rawa, termasuk Gampong keuramat, walaupu tidak di katagorikan daerah endemik DBD di kota Banda Aceh, kenyataannya masyarakat yang terkena DBD di Gampong Keuramat cukup tinggi terutama saat wabah DBD merebak di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Hal ini dikarenakan umumnya masyarakat Gampong Keuramat berekonomi menengah keatas sehingga apabila terkena DBD mereka langsung ke dokter atau rumah sakit dan tidak tercatat oleh aparat desa.
Untuk mengatasi kondisi hazard  Emergency agar tidak menjadi Disaster maka perlu dilakukan beberapa langkah baik oleh pemerintah Gampong maupun masyarakat Gampong Keuramat.
1. Gotongroyong membersihkan lingkungan kampong, hal ini dapat dilakukan berkala sebulan sekali sehingga tempat-tempat yang berpotensi menjadi tempat tumbuh kembang nyamuk dapat di basmi.
2. Melakukan Poging secara berkala, selama ini poging baru akan dilakukan apabila sedang marak isu DBD di kota Banda Aceh dan Aceh Besar sehingga sering terjadi warga sudag terserang DBD baru keudian dilakukan poging.

3. Tsunami
Gampong keramat yang berjarak +/- 1,5 Km dari bibir laut dan merupan daerah yang terkena tsunami 2004 dengan ketinggian air genangan diata 3 meter, juga terdapat korban jiwa yang umunya orang tua dan anak-anak. Ketidak siapan masyarakat dalam menghadapi bencana tsunami merupakan salah satu masalah yang dihadapi masyarakat gampong keurama karena merasa “tidak tinggal di pinggir laut”.
Untuk mengatasi kondisi hazard  Emergency agar tidak menjadi Disaster maka perlu dilakukan beberapa langkah baik oleh pemerintah Gampong maupun masyarakat Gampong Keuramat.
1. Penyuluhan kepada msyarakt bahwa daerah Gampong Keuramat masuk kedalam peta bencana tsunami, sehingga masyarakat lebih awas menghadapai bahaya tsunami apabila dating.
2. Disekitar Gampong keuramat terdapat beberapa Sekolah Dasar (SD, MIN, TK dan Pra TK). Sehingga perlu pelatihan bagi ibu guru dan anak-anak dalam menghadapi tsunami.
3. Sosialisasi SOP penyelamatan diri, pembuatan tanda arah evakuasi, tempat evakuasi, dan lain- lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s